Tips Ringan Cara Mengembangkan Usaha Laundry

mesin laundry

Pada dasarnya tidak ada rumus atau tips khusus untuk meningkatkan penjualan atau omzet. Tidak ada rahasia cara mengembangkan usaha laundry. Karena kita, pengusaha laundry juga bisa memposisikan diri sebagai pelanggan. Apa yang bisa membuat pelanggan nyaman, itulah yang sebenarnya harus kita lakukan.

Idealnya, bisnis laundry yang fokus pada kepuasan pelanggan adalah berpijak pada:

  1. Kecepatan. Semua orang ingin mendapatkan layanan yang cepat. Jika perlu menambah karyawan atau membeli alat baru, upayakan. Jangan anggap sebagai pengeluaran, tapi itu adalah investasi. Mindset ini penting sebagai dopping atas doa kita kepada Tuhan. Berdoalah, “Ya Tuhan, aku sudah investasi mesin pengering baru, mudahkanlah usahaku.” bukan, “Ya Tuhan, kenapa harus selalu ada pengeluaran lagi sih?”
  2. Kebersihan. Orang membawa pakaian kotor ke kita untuk kita bersihkan. Carilah informasi tentang cara membersihkan yang baik. Jika menurut Anda deterjen branded di supermarket lebih ampuh, beli dan pakai. Jika menggunakan deterjen matic curah lebih baik, gunakan. Ajari setiap karyawan baru dengan SOP yang benar. Cek secara berkala cara mereka mencuci. Jika bisnis sudah jalan, jangan terlalu sering ditinggal jalan-jalan. Ingat, belum tentu bisnis Anda auto pilot yang bisa ditinggal jalan-jalan lalu narsis di jejaring sosial saat berlibur. Jangan lengah atau terlena.
  3. Wangi dan Nyaman. Jangan pelit! Gunakan softener agar pakaian lebih lembut dan nyaman saat dipakai. Jika perlu gunakan softergent yang sudah include deterjen, pelembut dan pewanginya. Itu jika masih berpikir soal cost. Meski belum tentu lebih irit.
  4. Harga. Jika poin 1, 2 dan 3 sudah terpenuhi, harga sebenarnya bukan masalah. Tidak bijaksana jika bersaing dengan menggunakan harga murah sebagai umpan. Semakin Anda banting harga, semakin sulit Anda berkembang. Jika sampai Anda bangkrut karena tidak dapat menutup biaya produksi, Anda akan ditertawakan pesaing Anda. Satu hal yang perlu diingat, mencucikan pakaian di laundry masih berbau-bau gaya hidup. Ini penting untuk kita tetap bertahan pada harga wajar, tak perlu dibanting.
  5. Keramahan dan kenyamanan saat pelanggan berada di outlet. Ingat, manusia punya panca indera. Salah satunya indera penglihatan akan sangat nyaman jika saat pelanggan datang diberi senyum dan view outlet yang bagus. Bukan outlet yang berantakan dan senyum ketus si pelayan. Laundry yang sudah menggunakan sistem franchise selalu menggunakan desain fasad (facade) yang baik demi kenyamanan. Tidak harus mewah atau mahal, asal rapi saja orang akan senang melihatnya.
  6. Promo dan VAS. Lakukan promo dengan bonus, poin atau hadiah. Hitung dengan baik, agar tidak rugi. Misal, 10 kali cuci, gratis 1 kali. Atau gunakan pick up service (jemput antar). Pasang nomor hotline antar jemput di depan outlet dengan jelas agar pelanggan atau calon pelanggan mudah mengingat dan mencatatnya. Ada juga banyak cara beriklan gratis di koran, radio, SMS broadcast yang bisa dilakukan.

Berbagai tips yang beredar sebenarnya hanya sebagai reminder saja, agar kita selalu ingat, tidak mudah puas atau mudah lelah lalu lupa dengan kebutuhan pelanggan. Atau juga karena kita terlalu terobsesi akan keuntungan yang besar kemudian mengurangi fitur dan benefit untuk pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *